KESUNYIAN JIWA

Rabu, 16 Mei 20120 komentar














malam tadi.......

saat bulan sembunyi dibalik cakrawala
seperti ada getar yang merambat 
seperti ada pijar yang bersebar
begitulah dukaku, duka hati yang menular
menambah nambah mata tak dapat pejam
hati tak lena dilanda resah gelisah
serasa aku terkapar tanpa busana cinta
tanpa selembarpun selimut yang mampu 
menyelimuti gigil duka laraku


tadi siang......
saat terik mentari menguliti bumi hati
yang merintih pedih menahan nyeri
saat panas sang surya memanggang raga 
yang lapar dan dahaga kehilangan rasa
aku sempatkan bersenandung rindu
kunyanyikan tembang tanpa nada
pelipur lara penghibur gundah
yang kini serasa melangkah tanpa arah
disepanjang jalan sahara resah
 
saat senja mulai memerah saga......
aku gubah sebaris sajak jiwa
terlahir dari telaga hati yang sebenarnya
tercurah dari dermaga rasa yang mendamba
tak rela mendulang duka saat suka dapat dicipta


kala malam mengepakan sayapnya
tinggalkan pelangi membias penuh warna 
sebaris coretan penuh warna aku gubah
tingkahi sebaris coretan tergores kelam
di lembaran lembayung jingga sarat makna

diiringi gugusan asa diatas sajadah 
aku bersimpuh dipangkuan Nya
aku coba titipkan sejumput kerinduan
berharap pilu segera berlalu
dari palung lubuk kalbu yang merindu
aku coba titipkan sebaris kesetiaan
biarkan jadi cindera mata nyata dariku
yang tersemat indah di telaga sukmamu

sebaris puisi usai sudah aku cipta
walau tak seindah yang engkau damba
aku harap engkau sudi menerima
agar kembali ku tak akan merasa dahaga
saat kumelangkah disepanjang jalan sahara cinta

biarkan kuncup hati mekar kembali
dijambangan ikrar janji


Ilusi Tunjung Biru
Medio Mei 2012





Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pena Kata Hati Arsky - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger