KABUT DIAMBANG SENJA

Rabu, 09 Mei 20120 komentar















Cakrawala menyapa gerimis diambang senja
kabut sutra ungu merenggut arakan awan
tiupan bayu menyentuh wajah lesuku
lembut mengundang sesudut rindu
aku tersipu diujung sembilu
sesaat aku terkesima diambang harap yang tak pernah tuntas
terkenang indah bayang bayang masa silam
saat berdua disenja merona nyanyikan melodi tentang cinta
nyaman terasa menyentuh ujung sukma


Tuhan....!
kini Kau ciptakan senja
berujung geliat resah dan gelisah
yang merambah jalan darah
karena semua yang telah berlalu
hanya jadi lukisan tentang sekeping hati
yang terbengkalai
oleh hancurnya seuntai harapan
aku coba mengerti apa yang ada didalam janur hati

jawabnya:
aku hanya sekeping hati
yang tak ingin dililit temali sepi
redup angan dikala senja sedang merambah
hanya pertanda luka dan duka masih menganga
aku coba memahami apa yang ada dalam jiwa

jawabnya:
aku hanya sekeping hati
yang ingin terbebas dari terali sunyi
kebekuan angan dikala senja sedang bertahta
hanya pertanda jiwa masih menghamba
pada resah dan gelisah yang berprahara
namun babatan jiwa masih bertanya tanya:
sampai kapankah aku bisa tegar
sedang jiwa ragaku kini telah berada diambang senja 


Rimba Tepian Cerita Waduk Darma
PenaKataHati 27 Juni 2010
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pena Kata Hati Arsky - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger