letihnya pelangi mimpi terpulasi
saat malam mendekap dalam diam segala imajinasi
dan kini langit tergugah kembali dari mati suri
ternyata masih ada sebaris puisi yang mesti aku tingkahi
sebelum beningnya tetes tetes embun fajri
yang masih bertahta lembut di dedaunan hati
menetes luruh ke bumi tersengat sinaran mentari
selamat pagi buana alam........
kini kusambut hari dengan sebaris senyuman
kucoba merias hari dengan sulaman sajak harapan
berharap langit masih dapat menikmati indahnya senja
saat senja memerah saga menyiratkan jingga
salam selembuat senandung rindu
kuhaturkan buatmu wahai tautan kalbu
biar rindu berlabuh satu yang kupinta darimu
sambut langitku dengan busana kebesaran senjamu
saat malam mendekap dalam diam segala imajinasi
dan kini langit tergugah kembali dari mati suri
ternyata masih ada sebaris puisi yang mesti aku tingkahi
sebelum beningnya tetes tetes embun fajri
yang masih bertahta lembut di dedaunan hati
menetes luruh ke bumi tersengat sinaran mentari
selamat pagi buana alam........
kini kusambut hari dengan sebaris senyuman
kucoba merias hari dengan sulaman sajak harapan
berharap langit masih dapat menikmati indahnya senja
saat senja memerah saga menyiratkan jingga
salam selembuat senandung rindu
kuhaturkan buatmu wahai tautan kalbu
biar rindu berlabuh satu yang kupinta darimu
sambut langitku dengan busana kebesaran senjamu
Renungan Pagi
Shilhouete Telaga Hati Waduk Darma
PenaArsky (010913)

