PUISI KEPILUAN HATI

Sabtu, 15 Agustus 20150 komentar

langitku ngungun.....
manakala mendung menggulung
mengepung situasi pilu yang menggunung
dalam pilu terpaku membisu aku dalam bingung
mengapa lagi dan lagi kuharus menghitung
kepiluan terselubung yang tiada berujung

duka lara dapat kutepikan dengan ketabahan diri
namun gundah saksikan yang punya surgawi
terbujur lemah tak berdaya bagai telah terkuliti
seakan telah membuat ruahnya tiap jalan nadi
hingga perih serasa menusuk jantung hati
dan seketika imajinasi serasa mati suri

satu rasa tentangmu
wahai pemilik surga diantara surgawi
walau aku hanya mampu membuka misteri
tentang arti hidup dan kehidupan di muka bumi ini
namun babatan jiwa sadar sesadar sadarnya
menghadapi usia diambang senja
betapa perlunya ketegaran
dan keikhlasan jiwa

ya Habibbal Qolbi
kusadari diatas bumi masih ada langit
pun diatas langit masih ada langit lagi
dibalik himpitan tergali sebaris imaji
terlalu fafa kami menyikapi situasi
tiap sesi misteri yang terjadi

serasa baru kemarin senja
aku bersandar bahagia di dadanya
kudapat nikmati hangatnya desah ikhlasnya
ternyata indahnya hanya sebatas sementara
namun itulah nyata yang tak dapat dilupa

malam ini saat letih hati menjadi
izin kucoba tasbihka seruni kecapi hati
berharap keajaiban kunfayaqun Illahi Robby
menyertai sisa umur yang punya surgawi
ya Habibal qolbi penguasa cakrawala hati
bukalah pintu hati kami segenap famili
untuk dapat menyikapi semua situasi
dengan tirta kebeningan hati


sabarlah ayahanda
Allah takan membebani umatnya
dengan beban yang tak mampu dipilkulnya


Shilhouete Telaga Hati
PenaArsky (15082015)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pena Kata Hati Arsky - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger