setelah
puluhan hari menepikan diri
menjauh
dari denting kecapi hati
yang
senantiasa merenggut kesucian hati
kupilih semedi di senja tepian sunyi
berharap
pelangi melabuhkan diri
berbaring
direrumputan kering
aq
biarkan rintik pagi singkap tabir misteri
tentang
sekeping hati yang tak rela mati suri
saat
sendiri tanpa kasih menemani
walau
hanya tinggalkan ilusi
puisi
hati tercipta menghiasi kuncup hati
engkaulah
alamaya menemani setiap hari
mengurai
simponi hati biar hari tak sepi lagi
keheningan malam ini….
menjadi saksi pasti ikrar sekeping hati
saat sendiri tanpa ada yang menemani
kan tetap mengurai suara hati
walau sunyi dan sepi merajam diri
kan tetap bernyanyi nyanyi
walau terlahir dari simponi tak berdawai
doa kan tetap mengalir ke langit langit letih
seperti alir air telaga hati mengalir
Tepian Cerita Waduk Darma
PKHA 11 Juli 2012
Tepian Cerita Waduk Darma
PKHA 11 Juli 2012

