aku tiada pernah menghitung berapa lama
dalam penantian yang tiada pernah ada batas
dan tiada pernah lelah berharap kau jadikan aku
pelangi mimpi sandaran hati di bening telaga hatimu
yang akan mencoraki kesunyian dan kehampaan jiwa
lewat alunan nada nada kerinduan atas nama cinta
terlahir dari lubuk hati yang paling dalam
kuharap engkau sambut gairah cinta malamku
dengan tarian jemari goresan aksara kasihmu
agar aku kembali dapat menjamah asa yang ada
sambil menikmati sedikit ulasan lipstick aksara
dari balik senyum terindah bibir pusi basahmu
santun malam wahai kembara jiwa....
yang telah membangkitkan kebekuan angan
terimalah ungkap suara jiwa sebagai cendera kata
dari sekeping hati yang tak lelah mendamba
Rembang Malam
PenaArsky Pertengahan Pebruari 2014


Posting Komentar