melajulah wahai bahtera kembara hati
tak perlu henti walau musim silih berganti
tak perlu surut walau langit berselimut kabut
tak perlu henti walau senja sedang tiada berwarna
seiring mentari terbit diawal pagi sebaris doa kita tasbihkan
semoga asa tetap tersemat untuk menyatu dibawa serta
dalam meniti titian hari tanpa perlu tersirat jingga
walau senja kerap menyirat jingga keraguan
kibarkan bendera harapmu wahai kembara jiwa
layarilah samudra luas bertabur bintang gemintang
kayuh biduk sasra menuju samudra loka kata
walau hadir puisi di hari jadimu ini
hanya dianggap sebagai ilusi pelangi mimpi
namun kuharap jadi cindera kata hati
penggugah hati agar kian pasti
saat meniti titian hari
PenaArsky (16092014)


Posting Komentar