CAMAR TERLUKA

Senin, 09 Maret 20150 komentar


tak perlu engkau merengkuhku
kalau itu hanyalah semu
tak perlu engkau mendekatku
kalau untuk menyulut rindu
biarkanlah aku mereguk pilu
diantara bayanganmu
.
tak perlu engkau mendua rasa
jika sudah kau temukan bahagia
pergilah tak perlu palingkan muka
biar tak perlu kau lihat kumengembara
diantara tapak tapak yang kau anggap salah
.
kau telah mengajarkan
aku tentang kesabaran dan kearifan
dan kini apa pertanda perlu kuikhlaskan
menyepi tanpa kisi kisi kau roncekan
demi bahagia yang kau dambakan
.
aku kini bagaikan camar
yang sayap dan paruhnya terluka
namun sadar tak mungkin dapat
kuharapkan tirtamu membasuhnya
karena tirtamu kini mengalir dimana?


PenaArsky
luka dibalik duka
(09032015)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pena Kata Hati Arsky - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger