bagaikan....
seekor camar
paruh dan sayapnya
membekas luka
.
manakala paruh kemesraan
bagaikan telah tersiram cuka
bagaimana dapat melisankan
untai kata indahnya kerinduan
walau hanya sebatas suka
.
manakala sayap keinginan hati
bulu bulunya terasa tercabuti
bagaimana bisa terbang tinggi
menjamah pelangi yang kunanti
walau hanya sekedar mimpi
.
ini bukan senandung rindu
ataupun kidung senandung biru
karena semua kini terasa jadi kelabu
bagai perahu kehilangan tempat berlabuh
disaat biduk dan pengayuh terasa rapuh
.
andaikan ada terselip nada kegetiran
disela irama nadaku saat dilantunkan
itu bukan kepedihan atau penyesalan
namun hanyalah tetes tetes tirta rasa
dari beningnya tirta alir telaga jiwa
.
kuanggap ini semua
sebagai pembasuh dahaga
yang tak ingin mendulang duka
selama suka masih dapat dicipta
saat meniti gersangnya jalanan maya
. #EdisiSakitGigi
PenaArsky(07042015)
seekor camar
paruh dan sayapnya
membekas luka
.
manakala paruh kemesraan
bagaikan telah tersiram cuka
bagaimana dapat melisankan
untai kata indahnya kerinduan
walau hanya sebatas suka
.
manakala sayap keinginan hati
bulu bulunya terasa tercabuti
bagaimana bisa terbang tinggi
menjamah pelangi yang kunanti
walau hanya sekedar mimpi
.
ini bukan senandung rindu
ataupun kidung senandung biru
karena semua kini terasa jadi kelabu
bagai perahu kehilangan tempat berlabuh
disaat biduk dan pengayuh terasa rapuh
.
andaikan ada terselip nada kegetiran
disela irama nadaku saat dilantunkan
itu bukan kepedihan atau penyesalan
namun hanyalah tetes tetes tirta rasa
dari beningnya tirta alir telaga jiwa
.
kuanggap ini semua
sebagai pembasuh dahaga
yang tak ingin mendulang duka
selama suka masih dapat dicipta
saat meniti gersangnya jalanan maya
. #EdisiSakitGigi
PenaArsky(07042015)


Posting Komentar