OMBAK LAUT MENCIBIR

Sabtu, 16 April 20160 komentar

dan aku tak habis pikir
mengapa asa mesti berakhir
disaat rentetan luka duka bergulir
bagai secentak secentak arak anyir
ke tenggorokan terus mengalir

simponi perih kembali terukir
di lembaran pelangi yang menyihir
lagi lagi kembali kumesti tersingkir
dari bait simponi yang menyihir
setelah ombak laut mencibir
saksikan kutergelincir

kemana mesti kupapah
luka duka yang menanah
bekas pedang kata berdarah
yang kau tikamkan penuh amarah
hinga meracuni galian hiqmah
ditabir ikhlas yang meruah



Rembang Malam
PenaArsky (16042016)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pena Kata Hati Arsky - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger