maafkan aku, karena semata kefafaan aku yang tak
mampu…
melihat cawan itu berisi anggur atau racun….
hal ini karena dikemas
lewat penyajian lambe penuh madu…
andai yang aku ambil racun….
berikanlah
kekuatan tuk menahan luka
yang entah sampai kapan berakhirnya,
karena telah terlanjur masuk kedalam pencernaan….
yang entah sampai kapan berakhirnya,
karena telah terlanjur masuk kedalam pencernaan….
andai ternyata racun yang telah terlanjur
masuk,
berikanlah kemampuan tuk menahan air mata,
jangan sampai jatuh mengalir
membasahi pipi,
biarlah mengalir membasahi hatiku yang kian rawan…
andai yang
salah adalh mereka yang menyajikan,
bukalah mata hatinya agar sadar betapa sulitnya
memuntahkan racun yang telah merambah menannah darah….
bukalah mata hatinya agar sadar betapa sulitnya
memuntahkan racun yang telah merambah menannah darah….
Rimba Tepian Cerita Waduk Darma
IKHA 06 Mei 2012

