SAJAK SANG KEMBARA

Sabtu, 05 Mei 20120 komentar















Aku adalah sang Kembara,
berkembara berbekal segenggam harap
dapat merenda asa yang masih tersisa
dengan biduk yang masih aku miliki
aku coba mengembara berkelana
berharap dapat mengantarkan sajak sajak jiwa 
yang seiring sejalan dengan perjalanan hidupku
walau curahan suara hati ini 
tak semerdu buluh buluh perindu
bagiku tiada mengapa
yang penting aku telah mencoba

dumai....!
dulu aku tak ubahnya bagai Shilhouete Bukit Bukit Biru
yang tumbuh subur pantang tumbang
dulu daun daun harapku selalu meliuk liuk
melantunkan senandung lagu merdu

dumai...!
dulu batang batang harapku,
senantiasa bergoyang mendendangkan nada nada sayang
dulu pucuk pucuk harapku tumbuh tiap waktu
menghembuskan sayup sayup lagu rindu

dumai....!
dulu saat melantunkan lagu rindu suaraku merdu,
tapi kini suaraku telah berubah kelu
dulu saat terdengar kata sayang hatiku terasa riang,
tapi kini pendengaranku terasa sumbang


Rimba Tepian Cerita

IKHA (30 Mei 2010)
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pena Kata Hati Arsky - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger