terjaga ku dari letihnya mimpi
dikira ada yang ketuk pintu hati ngirim puisi
ternyata hanya semilir angin mencoraki sepi diri
kucoba
urai kisi kisi yang terlintasi terbaca mata hati
ternyata
semua jadi bukti kuharus ikhlas tepikan rasa hati
menuntun
sendiri perihnya hati diiring lagu sunyi tak bedawai
bersyair
pilu tentang serpihan kasih sendiri tanpamu menemani
entah
mesti kemana kubawa keping hati pelangi mimpi sandaran hati
terjaga ku dari lelahnya raga yang mendamba
dikira
ada yang mengantar pembalut duka yang melara
ternyata
hanya alun senandung pilu penyempurna gundah
lalu apa
arti bening hikmah dan merekah indah dikelopak bunga
jika
janji seia mudah tersirat jingga saat kuterkapar dalam gigil duka
kutafakur diantara gugusan malam yang kelam
sebaris coretan tercipta tergores dan tertoreh hitam
dilembaran
kasih kehilangan arti dan makna kesetiaan
ku terkapar terluka tanpa busana cinta yang bermakna
ku terkapar terluka tanpa busana cinta yang bermakna
disisi
luka duka penantian panjang yang terabaikan senja
menggigil
kedinginan terkoyak rindu yang tiada bertepi
tertatih
tatih dalam kegelapan tanpa sinaran lentera kasih
Rimba Tepian Duka
PenaArsky Ambang Pagi
06072013

