kembali dan kembali kuberkisi kisi tentang ingin hati
mengalirkan imaji sisa pelangi mimpi malam tadi
yang masih terus bermain dan menari nari
untuk terus mengalunkan puisi kasih
memoles rona indah nuansa pagi
agar tatap indah berseri asri
sebaris senyumku menetes lirih
bersama luruhnya tetesan embun pagi
kucoba menjemput datangnya siang hari
dengan mengalunkan kidung penggugah hati
agar letihnya hati yang pasti tak dapat dihindari
tak sampai membuat rintihan pedih yang menjadi
namun satu yang kupinta dari kebeningan hati
jangan sekali kali anggap kisi kisi pagi ini
sebagai bait kata yang penuh ambisi
karena hanya sedikit energi
untuk mempulasi sepi
agar tiada menjadi
selamat pagi buana alam
salam mesera wahai kembara jiwa
met aktifitas para maya semua
salam jabat kata
Rimba Tepian Cerita Waduk Darma
IKHA (26122013)


Posting Komentar