wahai pemilik cinta......!
dendang bersahut tak henti kita lantunkan
merdu terdengar di seantero atma kanvas cinta kita
walau ada sedikit terselip nada sumbang dalam nada
namun tetap tak mengurangi makna maksud semula
dalam mencoraki sobekan cerita kehidupan tak meliar
disaat hampa terasa mengisik peladangan sukma
wahai pemilik cinta........!
saat kutafakur diantara dekapan senja yang memerah saga
telah aku kumpulkan puspa puspa kata yang menebar
berserakan di peladangan jiwa dan belantara sukma
menjadi bait bait kerinduan dan kesetiaan yang tercipta
didalam kitab asmarandhana sarat hiqmah penuh makna
saat senja telah berpulang
izinkan kujamah rasa dengan puspa salam
selamat malam wahai kembara jiwa
mari kita jamah asa pada langkah sang dewata
demi rasa tetap terjaga di jambangan jiwa
Telaga Wening Darmaloka
Pena Arsky (01102014)


Posting Komentar