BAIT DOA DI AWAL FAJRI

Senin, 15 Desember 20140 komentar

walau aku bukan seorang pujangga
pelantun sukma di peladangan maya
namun aku tak pernah jeda untuk alpa
tasbihkan butir butir ayat ayat harapan
agar kau tetap mampu manjagakan rasa
demi ruang kasih yang kita ciptakan
tak ternoda warna tak terharapkan

walau aku bukan sang penyair
yang akhli merangkai bait bait puisi

disaat temaram fajri merona di awal pagi
telah aku titipkan bulir bulir puisi hati
dibalik butiran bening embun pagi
yang membasah di kelopak imaji
sebelum luruh jatuh ke bumi

buatmu kekasih hati
 
disegala penghabisan rasa
ku berharap lagi sejumput kerinduan
dan sebaris kesetiaan yang kutitipkan
tetap bertahta menghiasi jambangan jiwa
mengalirkan aroma keseluruh kanvas sasra
walau lelahnya penantian kerap menyesak
di barisan aksara tak dapat dihindarkan
tak perlu geliat ragu meliar tanpa arah
hingga puspa kata kehilangan hiqmah

selamat pagi bumi hati
mari kembali meniti panjangnya hari
dengan sebaris senyuman tetap hiasi bibir



Rimba Tepian Cerita Waduk Darma
Rembang Pagi (15 Desember 2014)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pena Kata Hati Arsky - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger